Hubungi Kami

Kerangka Materi

Penerapan EXO Secara Offline

  • Menggunakan parameter EXO_OFFLINE guna mencegah akses internet selama proses eksekusi.
  • Memuat model secara awal ke dalam direktori EXO_MODELS_READ_ONLY_DIRS dari sumber internal yang terpercaya.
  • Memverifikasi integritas bobot model melalui pengecekan checksum SHA-256 serta kartu metadata model yang telah ditandatangani.
  • Menjalankan EXO di jaringan yang sepenuhnya terisolasi tanpa perlu koneksi ke HuggingFace.

Pengelolaan Akses Dashboard dan API

  • Menginstal serta mengonfigurasi proxy balik (nginx, Caddy) lengkap dengan terminasi TLS.
  • Menerapkan kontrol akses berbasis peran terhadap dashboard EXO serta REST API.
  • Menyimpan kredensial autentikasi API ke dalam keychain macOS atau sistem penyimpanan rahasia Linux.
  • Membatasi titik akhir administratif hanya bisa diakses dari rentang IP tertentu saja.

Isolasi Klaster dan Keamanan Jaringan

  • Memisahkan klaster EXO lewat pengaturan EXO_LIBP2P_NAMESPACE serta VLAN.
  • Mengonfigurasi firewall host (firewall macOS, iptables, nftables) untuk melindungi port-port EXO.
  • Mencegah deteksi perangkat secara tidak sah maupun penyusupan node komputasi tak terotorisasi.
  • Enkripsi lalu lintas libp2p antar-node saat fasilitas RDMA tidak tersedia.

Tata Kelola Model serta Pelacakan Asal-Usulnya

  • Membangun repositori model internal berupa daftar dan metadata model yang telah disetujui.
  • Pemberian tag serta manajemen versi pada bobot model hasil kuantisasi (4-bit, 8-bit) bersamaan dengan titik cek asalnya.
  • Menerapkan batasan agar hanya repositori HuggingFace tertentu atau artefak internal yang dapat dimuat ke sistem.
  • Penyusunan dokumentasi lengkap mengenai sejarah pembuatan model, lisensi penggunaan, dan aturan pemanfaatannya.

Pencatatan Audit serta Kepatuhan Regulasi

  • Mengatur penyebaran log EXO ke sistem pencatatan audit yang tak dapat diubah (SIEM, WORM storage).
  • Menyusun korelasi antara riwayat permintaan API dengan identitas pengguna serta waktu pelaksanaannya.
  • Pencatatan momen pembuatan maupun penghapusan instansi model, sekaligus aktivitas inferensi yang terjadi.
  • Penyusunan laporan kepatuhan berkala guna memenuhi evaluasi internal maupun audit eksternal.

Pemodelan Ancaman dan Penanganan Insiden

  • Mengidentifikasi risiko utama: kebocoran data melalui hasil inferensi, serangan injeksi prompt, serta kebocoran informasi lewat saluran samping.
  • Penerapan sistem pemantauan isi prompt beserta alur kerja penyaringan konten yang relevan.
  • Penyusunan panduan respons insiden dalam situasi kompromi keamanan pada klaster EXO.
  • Langkah isolasi node terinfeksi, pengarsipan log forensik, serta pembangunan ulang lingkungan yang bersih.

Keamanan Fisik serta Batasan Penggunaan Perangkat Keras

  • Penguatan pengamanan port Thunderbolt guna menghalangi penyambungan kabel RDMA tanpa izin.
  • Pemanfaatan enclave keamanan maupun mekanisme atestasi perangkat keras Apple Silicon bila tersedia.
  • Kontrol akses fisik terhadap Mac yang menjadi bagian klaster serta media penyimpanan bersama.
  • Dokumentasi menyeluruh mengenai siklus hidup perangkat keras hingga prosedur penonaktifannya.

Pertimbangan Regulasi

  • Penyesuaian konfigurasi EXO guna memenuhi persyaratan GDPR, HIPAA, dan SOC 2.
  • Pelestarian asal data dengan menempatkan seluruh proses inferensi di lingkungan on-premise saja.
  • Penyusunan catatan risiko rantai pasokan vendor seperti MLX, EXO, serta bobot modelnya.
  • Persiapan penyesuaian dengan kerangka hukum AI baru, termasuk Pasal 53 Undang-Undang AI Uni Eropa.

Persyaratan

  • Pengalaman dalam menggunakan EXO maupun runtime LLM lokal lainnya
  • Pemahaman mengenai izin sistem berkas Unix serta ACL jaringan
  • Familiaritas dengan manajemen sertifikat TLS/SSL serta prinsip-prinsip dasar enkripsi

Target Peserta

  • Insinyur keamanan informasi
  • Petugas kepatuhan regulasi
  • Administrator infrastruktur AI yang menangani data sensitif
 14 Jam

Jumlah Peserta


Harga per Peserta

Testimoni (1)

Kursus Mendatang

Kategori Terkait